Selasa, 13 Maret 2012

Sirsak


Sirsak adalah tanaman yang dapat ditemukan di daerah tropis, buahnya cukup besar 20-30 cm, berduri dan rasanya manis. Nama sirsak sendiri diambil dari bahasa belanda Zuurzak yang berarti kantung asam.

Tanaman ini banyak sekali manfaatnya terutama untuk membunuh sel-sel kanker dan 10.000 kali lebih efektif dari obat kemoterapi yang paling kuat, tanpa efek samping dan tanpa merugikan sel-sel yang sehat.

Selain menjadi obat kanker, sirsak adalah agen antimikroba spektrum luas untuk infeksi baik bakteri atau jamur, efektif terhadap parasit internal dan cacing, menurunkan tekanan darah tinggi dan digunakan untuk gangguan depresi, stress dan kelainan syaraf.

Tanaman benar-benar bisa merevolusi apa yang anda, dokter, dan seluruh dunia berpikir tentang pengobatan kanker dan kemungkinan untuk sembuh.

Penelitian menunjukkan bahwa dengan ekstrak dari
tanaman sirsak ini sekarang dimungkinkan untuk : 
  • Menyerang kanker dengan aman dan efektif dengan terapi alami yang tidak menyebabkan rasa mual ekstrim, kehilangan berat badan dan rambut rontok
  • Melindungi sistem kekebalan tubuh dan menghindari infeksi yang mematikan

Sumber informasi ini berasal dari salah satu produsen obat terbesar di Amerika, sudah lebih dari 20 peneitian laboratorium yang dilakukan sejak 1970-an. Hasil dari tes tersebut mengungkapkan bahwa ekstrak dari tanaman sirsak :

·         Efektif memilih target dan membunuh sel-sel ganas dari 12 jenis kanker, termasuk kanker usus besar, kanker payudara, kanker prostat, kanker paru-paru dan kanker pankreas.
·         Senyawa pohon terbukti hingga 10.000 kali lebih kuat dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker daripada Adriamycin, obat kemoterapi yang biasa digunakan !
·         Tidak seperti kemoterapi, senyawa yang diekstrak dari tanaman sirsak selektif memburu dan membunuh hanya sel-sel kanker, tidak membahayakan sel-sel sehat!

Anti-kanker menakjubkan dari tanaman sirsak telah diteliti secara luas, tetapi mengapa kata tidak pernah atau baru-baru ini saja mengetahuinya ?

Perusaahan obat mengivestasikan hampir tujuh tahun untuk mencoba mensintesis zak aktif anti kanker dari tanaman sirsak. Jika mereka berhasil mengisolasi dan membuat tiruan zat aktif tersebut mereka dapat mematenkan dan mendapatkan keuntungan yang besar. Sayangnya hal ini belum berhasil, zat aktif tersebut belum dapat ditiru. Maka mereka menghentikan penelitian dan menyimpan hasil penelitian tersebut tanpa mempublikasikan fakta dari penelitian tersebut.

Ekstrak dari daun sirsak yang mengandung zat aktif yang dapat membunuh sel kanker ini terdapat dalam setiap kapsul gravica, untuk lebih jelasnya klik disini

Rabu, 29 Februari 2012

Target Konsumen Gravica

Gravica pada dasarnya adalah produk herbal, dapat dikonsumsi baik untuk pengobatan maupun untuk memelihara kesehatan.
Karena produk herbal Gravica aman dikonsumsi dan tidak menimbulkan efek samping

Berikut target konsumen Gravica

  1. Penderita tumor dan kanker
  2. Pasien kemoterapi, laser, bedah 
  3. Pria/wanita usia > 40 thn untuk preventif
  4. Pria/wanita yang beresiko terkena kanker : (keturunan dari orang tua penderita kanker, perokok, obesitas, pola makan tidak teratur, stres, haid tidak teratur, lama tidak haid dalam usia subur, pekerja pabrik bahan kimia)


Pengobatan Kanker dengan Herbal


Daun Sirsak
Nama latin : Annona muricata

Nama lokal  : Sirsak, Nangka londo (Jawa), Nangka walanda (Sunda), Nangka buris (Madura), Srikaya Belanda Sulawesi

Nama Asing  :  Soursop (Inggris), Zapote agrio (Spanyol), Stachliger (Jerman), Zuurzak (Belanda), Epineux (Perancis), Graviola (Portugis), Tapotapo urupe (Tahiti), Seremaia (Fiji)

Bagian yang digunakan  :  Daun


Bukti ilmiah

Amerika Serikat
Kemampuan daun sirsak sebagai obat penyembuh kanker sudah berhasil di analisa oleh para ahli farmasi The National Cancer Institute di Amerika sejak tahun 1976.

Jerry McLaughlin, Sekolah Farmasi, Purdue University. Menyimpulkan acetogenins efektif dalam menghambat pertumbuhan sel kanker secara selektif dan pada sel kanker yang resisten obat. Acetogenins menunjukkan aktivitas toksisitas minimal pada sel normal non kanker.

Jepang
Naoto kojima, Osaka University. Berhasil mensintesis senyawa annonaceous acetogenins yang bersifat anti tumor.

India
R Baskar, dkk. Departemen Bioteknologi, Kumaraguru College of Technology. Daun sirsak memiliki aktivitas antioksidan potensial secara in vitro.

Taiwan
Chang FR dan Wi YC, Graduate Institute of Natural Products, Kaohsiung Medical University. Berhasil mengisolasi acetogenins, menunjukkan efek sitotoksik selektif pada sel hepatoma manusia secara in vitro.

Peru
Angel Quispe M, dkk. Fakultas kedokteran Universidad Nacional Mayor de San Marcos. Menemukan senyawa acetogenins yang memiliki akativitas sitotoksik selektif.



Keunggulan Produk Gravica


  1. Efektif menghambat pertumbuhan sel kanker
  2. Efektif mencegah terjadinya kanker
  3. Efektif meminimalkan efek samping kemoterapi
  4. Bahan baku ekstrak herbal terstandar
  5. Diproduksi dengan fasilitas modern dan terstandar GMP
  6. Secara empiris sudah digunakan selama ratusan tahun untuk pengobatan

Selasa, 28 Februari 2012

Khasiat Daun Sirsak


Berdasarkan hasil penelitian para ahli dari berbagai negara ditemukan senyawa aktif Acetogenin dalam daun sirsak  yang berperan di dalam menghambat pertumbuhan sel kanker.
Acetogenin menyerang sel kanker secara selektif, hanya sel-sel yang abnormal saja yang dihambat pertumbuhannya. 
Acetogenin menghambat pertumbuhan sel kanker dengan cara menekan produksi Adenosine Trifosfate (ATP) di mitokondria yang di butuhkan sel kanker untuk tumbuh dan berkembang.
Acetogenin masuk ke dalam sel kanker dan menempel pada dinding sel, lalu merusak produksi ATP di dalam mitokondria. Akibat kekurangan ATP sebagai sumber energi, akhirnya sel kanker menjadi lemah dan akhirnya mati.


Gravica

Nama Produk  : GRAVIca®
Komposisi : Ekstrak terstandar daun sirsak
Isi : 60 kapsul @ 600 mg
Kemasan : Botol
POM TR 112 328 881
Dosis : 3 x 1 kapsul/hari
Harga HET = Rp. 160.000,-





Manfaat :

  1. Menghambat pertumbuhan sel kanker dan tumor
  2. Mencegah terjadinya sel kanker
  3. Meminimalkan efek samping kemoterapi
  4. Meningkatkan daya tahan tubuh
  5. Membuang racun dari dalam tubuh
  6. Mengurangi rasa sakit (bersifat analgesik)
  7. Meminimalkan efek radikal bebas